FAHMI YAHYA,M.Pd

Ketua Program Studi Pendidikan Fisika

 

Sejarah Berdirinya Program Studi Pendidikan Fisika FKIP UNSA

Sejarah program studi pendidikan fisika tidak terlepas dari sejarah Universitas Samawa (UNSA) Sumbawa Besar. Universitas Samawa merupakan pengembangan dari Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Sumbawa Besar dengan cikal bakalnya adalah Sekolah Tinggi Ilmu Pendidikan (STIP) Sumbawa Besar. Universitas Samawa berada dibawah naungan Yayasan Pendidikan dan Kebudayaan Samawa. UNSA Dikembangkan atas dasar usul dan aspirasi masyarakat, animo para lulusan SMA/SMK/MA dan Sederajat, karyawan, guru, pegawai pemerintah maupun swasta yang sangat mendambakan suatu perguruan tinggi dalam bentuk Universitas yang representatif, terjangkau dari segi jarak dan biaya dan memiliki berbagai disiplin ilmu.

Usulan pengembangan STKIP Sumbawa Besar menjadi UNSA diajukan oleh ketua STKIP Sumbawa bersama ketua Yayasan Pendidikan dan Kebudayaan Samawa dengan permohonan surat nomor: 061/ YPKS- SBW /V/1997 tanggal 12 Mei 1997, Perihal pengembangan STKIP Sumbawa menjadi Universitas Samawa Sumbawa Besar yang ditujukan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Melalui Kopertis Wilayah VIII Denpasar. Berdasarkan keputusan menteri pendidikan dan kebudayaan RI. Nomor 176/D/O/1998 Berdirilah Universitas Samawa (UNSA) Sumbawa Besar dengan Status terdaftar, terhitung mulai tanggal 29 Desember 1998 dengan 5 Fakultas dan 14 Program Studi yakni: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Sosial (FISIP), Fakultas Ekonomi (FE), Fakultas Pertanian (FP) dan Fakultas Teknik (FT).

Program studi pendidikan fisika merupakan salah satu diantara lima program studi yang berada di bawah naungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Samawa (UNSA). Telah mendapatkan izin operasional dari dikti tanggal 12 oktober 2011 dengan nomor SK 9104/D/T/K-VIII/2011. Program studi pendidikan fisika telah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dengan nomor SK 416/SK/BAN-PT/Akred/S/X/2014 dan terus memperbaiki diri untuk mendapatkan nilai maksimal dalam akreditasi.

Program studi Pendidikan Fisika sekarang telah berkembang dengan memfokuskan pada pendidikan berbasis ICT, sehingga lulusannya banyak bermanfaat dan dapat diserap dalam dunia kerja baik di bidang kependidikan maupun non kependidikan.

Visi Program Studi Pendidikan Fisika

Menjadi program studi pendidikan fisika sebagai pusat pengembangan sumber daya pendidik fisika yang profesional, unggul, berdaya saing lokal dan nasional pada tahun 2022.

Misi Program Studi Pendidikan Fisika

  1. Menyelenggarakan pendidikan dan pengembangan sains fisika yang berkualitas, responsif dan adaptif terhadap perkembangan sains dan teknologi untuk mencetak pendidik yang profesional, unggul, dan berdaya saing lokal dan nasional.
  2. Mengupayakan dan menghasilkan kegiatan penelitian dan pengembangan untuk meningkatkan penguasaan dasar-dasar penelitian dan keterampilan di bidang pendidikan fisika yang memiliki kontribusi pada kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
  3. Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang fisika dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
  4. Melakukan usaha-usaha untuk keberlanjutan dan pengendalian mutu program studi, melalui kerjasama dalam bidang pendidikan dan pelatihan dan kerjasama atau kemitraan lainnya di tingkat lokal dan nasional.

Tujuan Program Studi Pendidikan Fisika

  1. Menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian dan sosial.
  2. Melahirkan karya-karya penelitian yang menggambarkan pemahaman terhadap dasar-dasar/prinsip-prinsip ilmiah sebagai landasan untuk memecahkan masalah di bidang pendidikan fisika.
  3. Menghasilkan lulusan yang memiliki rasa kepedulian sosial sebagai wujud pengabdian dan mempunyai kontribusi nyata dalam mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang fisika dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
  4. Terjalinnya kerjasama yang baik dengan pemerintah, pengguna, dan stakeholder yang lain untuk meningkatkan mutu dan daya serap lulusan.